Selamat Datang di blog onjor.blogspot.com... karena kesibukan akhir2 ini, blog saya tidak terupdate,,, harap maklum ya gan,,, Maaf bila ada fitur yang belum berfungsi karena masih dalam tahap pengembangan... Silahkan meninggalkan komentar atau chat dan akan segera saya tanggapi... Just enjoy it... terima kasih....
readbud - get paid to read and rate articles
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

01 Oktober 2010

8 Cara Mengobati Patah Hati


"ARTIKEL INI SAYA PERSEMBAHKAN BUAT SEORANG SAHABAT SAYA YANG SEKARANG MENGALAMI PATAH HATI"

Anak-anak remaja sekarang, pasti rentan dengan yang namanya ‘Jatuh Cinta’. Kayanya gak ada deh!! Remaja yang belum merasakan yang namanya jatuh cinta. Apa lagi cewek, cewek tuh cenderung lebih mudah buat ngerasain yang namanya jatuh cinta. Nah, kalo dah jatuh cinta! Lupa sama semuanya, sama kerjaan rumah, sama teman, sama tugas sekolah, bahkan ada juga yang sampai lupa ma Allah (Naudzubillah min dzalik, jangan sampe ya!). Mereka ngerasa dunia cuma milik berdua, cie!!

Tapi, kalo ternyata cowok yang ditaksirnya itu dah punya cewe atau dia gak suka sama kita. Ehm…pasti deh!! Kita bakal nangis gak karuan, rasanya hati tuh hancur berkeping-keping. Mau tahu caranya mengobati patah hati? Niy dia 8 cara mengobati patah hati:

1.Berhenti memikirkan si dia, don’t be alone!

Jangan buang-buang waktu memikirkan seseorang yang saat ini kemungkinan besar sedang berbahagia bersama orang lain, dan sama sekali tidak memikirkanmu

Alihkan pikiran dan fokusmu kepada hal lain. Ujian yang di depan mata, misalnya. Sediakan dirimu 100 persen untuk siap men-support keluargamu: papa, mama, kakak, atau adikmu.Habiskan lebih banyak waktu dengan teman-teman. Sebisa mungkin lawan keinginan untuk bersendirian yang akan membuatmu lebih nelangsa.

2. Singkirkan semua kenangan

Jangan simpan kartu ucapan, hadiah-hadiah (kecuali kalau mahal kali ya, dibuang sayang… di jual aja kali ya? Hehehe), apalagi fotomu berdua si dia. Singkirkan. Terserah untuk sementara waktu atau dibuang hingga hilang dari hidupmu selamanya.

Termasuk kaset-kaset yang menyisakan kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya, semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.

Mudah-mudahan saja tidak ada anggota keluargamu yang wajahnya mirip si dia ya? Kalau ya…repot juga, hehehe.Termasuk kaset-kaset yang menyisakan kenangan bersamanya. Semakin sedikit hal yang mengingatkanmu padanya, semakin cepat kemungkinan hatimu pulih.Mudah-mudahan saja tidak ada anggota keluargamu yang wajahnya mirip si dia ya? Kalau ya…repot juga, hehehe.

3.Pikirkan kekurangannya!

Jika sekali-kali terlintas kenangan betapa baiknya dia, betapa manisnya, betapa perhatiaannya… stop! Hentikan pemikiran yang membuatmu semakin merasa sedih karena kehilangan dia.

Sebaliknya pikirkan kekurangan-kekurangannya. Saat dia memperlakukanmu dengan tidak baik, mungkin bersikap cuek padamu di depan teman-temannya, atau saat kamu sakit dan dia tidak peduli. Atau sikapnya yang kurang santun terhadap keluargamu. Lihat juga bagaimana tidak berperasaannya dia ketika memutuskan hubungan denganmu. Apalagi jika ternyata alasannya adalah karena menemukan cewek lain yang lebih oke. O-ow… C’mon Galz, kamu layak mendapatkan yang lebih baik.

Kumpulkan kekurangan-kekurangannya yang lain. Apakah dia tidak berprestasi di sekolah? Apakah dia lebih memedulikan teman-teman genknya dari pada kamu? Apakah dia tidak memiliki tujuan dalam hidup? Cita-cita? Malas? Cepat menyerah? Tidak punya keberanian? Apakah dia pernah meminum alcohol atau bahkan pemakai drugs? Ugh…

Garis bawahi satu hal: This is not my loss…it’s his! Bukan kamu yang rugi dengan selesainya hubungan kalian, tetapi dia.

4.Bergeraklah…do it something!

Bergerak, jangan diam. Lakukan sesuatu, jangan melamun.Dalam keadaan diam dan melamun , kesedihan akan terasa berlipat-lipat. Jadi, buang rasa enggan, dan hupp… bangkit deh dari tempat tidur, dan lakukan sesuatu. Mungkin membenahi kamarmu. Atau beres-beres rumah. Menata ulang ruang tamu atau ruang makan. Mungkin juga merapikan kebun kecil di depan rumahmu (pastikan kebun milik sendiri yang kamu kutak-kutik, jangan kebun orang, hehehe)

Balas surat-surat dari teman. Selesaikan kewajiban-kewajiban yang selama ini tertunda. Susun ulang album fotomu. Bongkar koleksi pakaianmu di lemari. Atau barang-barang lama yang nyaris tidak pernah dipakai lagi. Kamu bisa juga hubungi teman-teman dan ajak mereka mengumpulkan barang-barang tidak terpakai. Kenapa nggak membuat bazar sosial dari benda-benda bekas yang terkumpul itu? Dananya bisa kamu sumbangkan kepada anak-anak yatim, atau mereka yang membutuhkan. Yakin deh, berbuat baik bagi orang lain, akan membuat perasaanmu menjadi lebih baik.

5.Lakukan hal-hal yang nggak kamu banget!

Coba deh melakukan beberapa hal yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Entah karena nggak terpikir, entah karena kamu malu dan nggak berani. Misalnya saja, kenapa nggak ajak teman baikmu karaokean bareng. Nggak perlu ke klub karaoke, cukup dirumah aja. Sebelumnya bisa minta maaf sama nyokap, bokap, adik, kakak, kalau hari ini mereka harus mendengar suaramu lebih dari biasanya. Putar CD-CD nasyeed pilihan. Atau beli VCD senam yang kamu bisa ikuti gerakannya.

Kalau kamu suka masak, kenapa nggak mencoba resep dari koran atau majalah dan bereksperimen di dapur. Melakukan hal-hal yang kamu nggak sukai akan memeras banyak pikiranmu, dan membuatmu sibuk, ketimbang melakukan hal-hal yang kamu sukai. Meski keduanya boleh dicoba. Apa pun yang bisa membuat perasaanmu lebih baik.

6.Jika kamu terlalu sedih…..

Jika kamu terlalu sedih, kamu boleh menangis, menulis puisi atau diary berlembar-lembar. Tapi berjanjilah satu hal...kasih deadline untuk kesedihanmu. Tiga harikah atau seminggukah. Jangan lebih dari itu. Kalau perlu buat hukuman jika kamu larut dalam kesedihan melebihi kontrak yang sudah kamu buat dengan dirimu sendiri.

7.JANGAN!!!

Sesedih apa pun itu, jangan melakukan hal-hal yang merusak dirimu sendiri. Rugi banget. Kamu korban dan nggak perlu menjadi lebih parah. Percayalah, menyakiti diri sendiri apalagi jika berusaha bunuh diri tidak akan membuat dia kembali padamu. Sikap ini justru akan membuat sedih orang-orang yang sungguh sayang dan mencintaimu. Ingat, mereka bukanlah pihak yang harus kamu hukum dengan keputusan nekadmu!

8.Kembali kepada Dia

"Ketika kamu terlalu sedih, ketika kamu tidak sanggup bangkit, ketika kamu merasa tidak punya siapa-siapa… kamu sebenarnya tidak pernah sendirian. Ada Allah. Dia yang siap memelukmu dalam kasih yang sesungguhnya. Dalam cinta yang jauh lebih besar dari yang bisa diberikan seseorang."

Kenapa nggak jadikan momen patah hatimu sebagai bentuk hijrah dan pendekatan kembali kepada Sang Pencipta? Dia yang seumur hidupmu tidak pernah meninggalkanmu sedikit pun. Dia yang kepadaNya kamu sudah banyak melakukan kesalahan.

Gunakan salat dan ibadah sebagai momen menenangkan diri. Sesungguhnya hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Jangan pernah kehilangan kepercayaan kepadaNya. Terima apa yang terjadi dengan ikhlas. Mudah-mudahan Allah memaafkan kesalahanmu, dan memberi ganti sosok yang lebih baik. Pada waktunya nanti. InsyaAllah.

Sedikit tips di atas mudah-mudahan membantu ya untuk mengatasi patah hati dan nggak lagi terjebak olehnya.

Cheer up, Galz! (Sumber: Galz, Please Don’t Cry, Asma Nadia, dkk.)


29 September 2010

Mengapa kita harus terbiasa untuk bangun pagi?

Ada beberapa alasan yang membuat bangun pagi sangat penting untuk kesehatan dan tentunya meningkatkan kedisiplinan kita sehari - hari. Setelah beberapa hari semenjak memulai menciptakan blog ini walau masih dalam konteks copas (hehehe), sangat menguras tenaga, waktu, dan fikiran saya. Salah satunya dengan begadang semalaman -karena jaringan wireless ga lemot- membuat saya harus tidur sampai kesiangan.

Setelah beberapa hari begadang semalaman, memang terasa sekali adanya perubahan pola tidur membuat badan lemas, ga semangat, dan tentunya makan jadi tidak teratur.
Akhirnya saya "menyadari" begadang semalaman jelas tidak baik buat kesehatan, kecuali ada gunanya... hehehe...

Berikut beberapa alasan kenapa kita harus bangun pagi yang dicopas dari vivanews.com:

Udara segar
Nikmati udara pagi yang segar dan tidak terlalu banyak terpolusi. Hirup dalam-dalam untuk menyuplai oksigen ke otak. Dengan suplai oksigen yang mencukupi, otak akan bekerja lebih baik. Pada pagi hari, menjelang fajar menyingsing, udara masih mengandung gas ozon yang baik untuk mencegah kerusakan paru-paru, menyumbatan pembuluh darah, memperlancar peredaran darah, meningkatkan kekebalan tubuh, terapi diabetes, asma, alergi, penyakit jantung, serta merangsang urat syaraf bekerja dengan baik.

Sinar matahari
Cahaya matahari pagi yang hangat sangat penting untuk tubuh. Sinar mentari pagi kaya vitamin D yang baik untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang. Dengan memperoleh matahari pagi, Anda bisa mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang.
Bagi para pria, vitamin D sangat penting untuk meningkatkan kesuburan sperma. Selain itu, matahari pagi juga baik untuk kesehatan kulit karena tidak mengandung sinar ultraviolet yang bisa memicu kanker kulit.

Sarapan
Banyak orang melewatkan sarapan dengan alasan tak ada waktu. Padahal sarapan sangat penting untuk menyuplai energi tubuh dan fungsi kerja otak. Tanpa sarapan, tubuh akan lemas dan kurang energy. Otak pun tak dapat bekerja dengan optimal.
Jika Anda bangun pagi, tentu tak perlu melewatkan sarapan. Anda akan punya lebih banyak waktu untuk menyiapkan sarapan dan bekal ke kantor atau pun bekal si kecil ke sekolah.

Olahraga
Bila selama ini Anda tak sempat olahraga, bangun pagi adalah solusi yang tepat untuk memulai kebiasaan sehat berolahraga. Udara pagi yangmasih segar dan sinar matahari yang hangat membuat aktivitas olahraga pagi lebih menyenangkan. Lakukan senam ringan dan peregangan untuk melemaskan otot-otot dan meningkatkan suplai oksigen ke otak. Anda pun siap melakukan aktivitas dengan tubuh bugar.

Kerja otak dan produktivitas kerja
Pagi hari adalah saatnya otak bisa bekerja lebih optimal. Di pagi hari, otak memproduksi hormon yang membuat daya ingat lebih tajam. Hormon tersebut memperbaiki kuantitas, kualitas dan daya guna sel-sel otak dengan cara meningkatkan pengantaran asam amino dari darah ke otak. Hal itu membuat sel-sel syaraf di otak bisa menangkap informasi lebih cepat dan menyimpannya lebih lama.


Kurangi stres
Kesegaran udara pagi, hangatnya matahari dan suasana yang masih cukup tenang membuat mood lebih baik. Dengan menikmati suasana pagi yang segar, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang membuat suasana hati lebih baik. Sehingga Anda bebas stres dan lebih semangat menghadapi tantangan hari itu.

So, buat teman - teman yang suka begadang semalaman -termasuk saya tentunya- mari mulai membiasakan diri bangun lebih pagi...


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More